Tuesday, February 7, 2012

Pacaran Menurut Pandangan Islam

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kt.

Istilah pacaran tidak bisa lepas dari remaja, karena salah satu ciri
remaja yang menonjol adalah rasa senang kepada lawan jenis disertai
keinginan untuk memiliki. Pada masa ini, seorang remaja biasanya
mulai "naksir" lawan jenisnya. Lalu ia berupaya melakukan pendekatan
untuk mendapatkan kesempatan mengungkapkan isi hatinya. Setelah
pendekatannya berhasil dan gayung bersambut, lalu keduanya mulai
berpacaran.

Pacaran dapat diartikan bermacam-macam, tetapi intinya adalah
jalinan cinta antara seorang remaja dengan lawan jenisnya. Praktik
pacaran juga bermacam-macam, ada yang sekedar berkirim surat,
telepon, menjemput, mengantar atau menemani pergi ke suatu tempat,
apel, sampai ada yang layaknya pasangan suami istri.

Di kalangan remaja sekarang ini, pacaran menjadi identitas yang
sangat dibanggakan. Biasanya seorang remaja akan bangga dan percaya
diri jika sudah memiliki pacar. Sebaliknya remaja yang belum
memiliki pacar dianggap kurang gaul. Karena itu, mencari pacar di
kalangan remaja tidak saja menjadi kebutuhan biologis tetapi juga
menjadi kebutuhan sosiologis. Maka tidak heran, kalau sekarang
mayoritas remaja sudah memiliki teman spesial yang disebut "pacar".

Lalu bagaimana pacaran dalam pandangan Islam???
Istilah pacaran sebenarnya tidak dikenal dalam Islam. Untuk istilah
hubungan percintaan antara laki-laki dan perempuan pranikah, Islam
mengenalkan istilah "khitbah (meminang". Ketika seorang laki-laki
menyukai seorang perempuan, maka ia harus mengkhitbahnya dengan
maksud akan menikahinya pada waktu dekat. Selama masa khitbah,
keduanya harus menjaga agar jangan sampai melanggar aturan-aturan
yang telah ditetapkan oleh Islam, seperti berduaan, memperbincangkan
aurat, menyentuh, mencium, memandang dengan nafsu, dan melakukan
selayaknya suami istri.

Ada perbedaan yang mencolok antara pacaran dengan khitbah. Pacaran
tidak berkaitan dengan perencanaan pernikahan, sedangkan khitbah
merupakan tahapan untuk menuju pernikahan. Persamaan keduanya
merupakan hubungan percintaan antara dua insan berlainan jenis yang
tidak dalam ikatan perkawinan.
Dari sisi persamaannya, sebenarnya hampir tidak ada perbedaan antara
pacaran dan khitbah. Keduanya akan terkait dengan bagaimana orang
mempraktikkannya. Jika selama masa khitbah, pergaulan antara laki-
laki dan perempuan melanggar batas-batas yang telah ditentukan
Islam, maka itu pun haram. Demikian juga pacaran, jika orang dalam
berpacarannya melakukan hal-hal yang dilarang oleh Islam, maka hal
itu haram.

Jika seseorang menyatakan cinta pada lawan jenisnya yang tidak
dimaksudkan untuk menikahinya saat itu atau dalam waktu dekat,
apakah hukumnya haram? Tentu tidak, karena rasa cinta adalah fitrah
yang diberikan allah, sebagaimana dalam firman-Nya berikut:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan
untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung
dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa
kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar-Rum: 21)

Allah telah menjadikan rasa cinta dalam diri manusia baik pada laki-
laki maupun perempuan. Dengan adanya rasa cinta, manusia bisa hidup
berpasang-pasangan. Adanya pernikahan tentu harus didahului rasa
cinta. Seandainya tidak ada cinta, pasti tidak ada orang yang mau
membangun rumah tangga. Seperti halnya hewan, mereka memiliki
instink seksualitas tetapi tidak memiliki rasa cinta, sehingga
setiap kali bisa berganti pasangan. Hewan tidak membangun rumah
tangga.
Menyatakan cinta sebagai kejujuran hati tidak bertentangan dengan
syariat Islam. Karena tidak ada satu pun ayat atau hadis yang
secara eksplisit atau implisit melarangnya. Islam hanya memberikan
batasan-batasan antara yang boleh dan yang tidak boleh dalam
hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.

Di antara batasan-batasan tersebut ialah:

1. Tidak melakukan perbuatan yang dapat mengarahkan kepada zina
Allah SWT berfirman, "Dan janganlah kamu mendekati zina:
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu
jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32) Maksud ayat ini, janganlah kamu
melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa menjerumuskan kamu pada
perbuatan zina. Di antara perbuatan tersebut seperti berdua-duaan
dengan lawan jenis ditempat yang sepi, bersentuhan termasuk
bergandengan tangan, berciuman, dan lain sebagainya.

2. Tidak menyentuh perempuan yang bukan mahramnya
Rasulullah SAW bersabda, "Lebih baik memegang besi yang panas
daripada memegang atau meraba perempuan yang bukan istrinya (kalau
ia tahu akan berat siksaannya). "

3. Tidak berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya
Dilarang laki dan perempuan yang bukan mahramnya untuk berdua-duan.
Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir,
maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan
yang tidak mahramnya, karena ketiganya adalah setan." (HR. Ahmad)

4. Harus menjaga mata atau pandangan
Sebab mata kuncinya hati. Dan pandangan itu pengutus fitnah yang
sering membawa kepada perbuatan zina. Oleh karena itu Allah
berfirman, "Katakanlah kepada laki-laki mukmin hendaklah mereka
memalingkan pandangan (dari yang haram) dan menjaga kehormatan
mereka.....Dan katakanlah kepada kaum wanita hendaklah mereka
meredupkan mata mereka dari yang haram dan menjaga kehormatan
mereka..." (QS. An-Nur: 30-31)
Yang dimaksudkan menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan,
tidak melepaskan pandangan begitu saja apalagi memandangi lawan
jenis penuh dengan gelora nafsu.

5. Menutup aurat
Diwajibkan kepada kaum wanita untuk menjaga aurat dan dilarang
memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk
suaminya. Dalam hadis dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah
dengan berpakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh, memakai minyak
wangi yang baunya semerbak, memakai "make up" dan sebagainya setiap
langkahnya dikutuk oleh para Malaikat, dan setiap laki-laki yang
memandangnya sama dengan berzina dengannya. Di hari kiamat nanti
perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga (apa lagi
masuk surga)
Selagi batasan di atas tidak dilanggar, maka pacaran hukumnya boleh.
Tetapi persoalannya mungkinkah pacaran tanpa berpandang-pandanga n,
berpegangan, bercanda ria, berciuman, dan lain sebagainya. Kalau
mungkin silakan berpacaran, tetapi kalau tidak mungkin maka jangan
sekali-kali berpacaran karena azab yang pedih siap menanti Anda.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Kt.

Source: http://putrifadhil.multiply.com/reviews/item/21?&show_interstitial=1&u=%2Freviews%2Fitem
READ MORE…

Monday, February 6, 2012

Friendzone

Mumpung ada waktu dikit, share ah tentang fenomena friendzone hahaha :D
Apa sih friendzone itu? menurut wikipedia, ini nih friendzone :

“is a dating term describing a relation in which one partner wants to become intimate romantically while the other prefers to be just friends”

Friendzone sebenernya dipopulerkan ama 9gag.com, tau kan 9gag?
kenapa sih saya tiba-tiba ingin nulis tentang friendzone?
Jawabannya ya karena lagi happening hahaha.
Oke, friendzone itu gampangnya kayak cinta yang bertepuk sebelah tangan tapi bukan ditolak. Intinya, misalnya ada cowo sama cewe awalnya temenan, lama kelamaan muncul cinta (misalnya si cowo mulai suka ke si cewe) eh rupanya si cewe cuma menganggap si cowo ga lebih dari sekedar teman, atau paling banter bestfriend lah.

Lama kelamaan cinta satu sisi tumbuh dan berkembang tanpa dibalas dengan rasa yang sama. Kalo kata orang yg berpengalaman sih cirinya tuh mereka berdua act like couple, sms-an, twitter, facebook, whats app secara intens, curhat-curhatan, hang out bareng, tapi dengan impresi yang beda. Salah satu merasa kalau hubungan bakal lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, tapi yang lain hanya menganggap sebagai teman spesial yang kemungkinan untuk berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi adalah 0 besar. Cukup tragis dan menyakitkan sih ya.

Sumber:  http://randyaria.wordpress.com/2012/01/07/friendzone/
READ MORE…

Sunday, February 5, 2012

How to Install Cracked Apps via iTunes

How to Install Cracked Apps via iTunes

Some of you may meet some big ipa files installed by PC Suite crashed, or just can not open, and unfortunately there is no good solution to fix it right now, So we trun to iTunes, actually iTunes can  install some big cracked ipa file on your iPhone or iPod Touch normally, Following is the step-by-step tutorial(Maybe most of you have read some tutorial like this, but I believe some new iPhone users in Pandaapp forum may need this!)

First of all Jailbreak your iPhone or iPod Touch
According your idevice model and iOS running to choose Jailbreak tool in Here

When you done the jailbreak work, Here we go Now:

Step1: (Must Known)We need install an Patch (from Cydia) to install cracked ipa files via iTunes

Step2: If your iPhone still running iOS 2.X, you can search and install "MobileInstallationPatch" If Not goes to Step 3

Step 3: Open Cydia > Manage > Sources > Edit > Add

http://cydia.hackulo.us
or
http://www.sinfuliphonerepo.com

 


and then search and install  the following patches according to the iOS your iPhone running

"Appsync for OS 3.0"

"Appsync for OS 3.1"

"Appsync for OS 3.2"

"Appsync for OS 4.0"

"Appsync for OS 4.1"

"Appsync for OS 4.2"(New)



This is simple and painless. Double click on the .ipa file and sync your device. Thats it. But just in case you want to know more , this is what is happening. By double clicking the .ipa file, you will open the file with iTunes. The file will be automatically copied into iTunes library. Once iTunes is loaded and the files was opened , you just need to press sync, and the instalaltion begins.

 

source:  http://forum.pandaapp.com/thread/2/8/20100928/4d07193177efe5013-1.html
READ MORE…